PEMATANGSIANTAR, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Deklarasi perlawanan terhadap penyakit masyarakat resmi dikumandangkan dari jantung Kota Pematangsiantar. Sejumlah pimpinan (Owner) media besar menjalin kolaborasi strategis dengan BARA HATI (Barisan Rakyat Hancurkan Tindakan Ilegal) Indonesia.
“Fokus utamanya satu: Menghancurkan peredaran narkoba dan perjudian online yang kian meresahkan di wilayah Siantar-Simalungun, Sabtu (21/02/2026).”
Pertemuan yang berlangsung di Kafe Agam ini bukan sekadar seremonial, melainkan konsolidasi kekuatan antara instrumen kontrol sosial (Pers) dan barisan rakyat (LSM) untuk memutus mata rantai tindakan ilegal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aliansi Tokoh Kunci: Media dan Aktivis Bersatu
Momentum ini dihadiri oleh para pemilik media yang memiliki pengaruh signifikan dalam opini publik serta jajaran teras BARA HATI Indonesia, di antaranya:
Sam Hadi Purba (Owner Media Tunas Bangsa)
Hunter D. Samosir (Owner Media Ruang Mulia News)
Fernando Albert Damanik (Owner Media Nusantara News Today)
Rikkot Damanik (Ketua Umum BARA HATI Indonesia)
Ebite Masder (Humas BARA HATI)
Edukasi Publik: Mengapa Kolaborasi Ini Penting?
Secara edukatif, kolaborasi ini diperlukan karena peredaran narkoba dan judi online kini telah merambah hingga ke tingkat desa dan merusak mental generasi muda. Kehadiran media berfungsi untuk memberikan literasi hukum kepada masyarakat agar berani melapor, sementara BARA HATI berperan dalam pengawalan teknis di lapangan.
Ketua Umum BARA HATI, Rikkot Damanik, menegaskan bahwa pihaknya siap menjadi garda terdepan dalam melaporkan praktik ilegal kepada pihak berwajib. “Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun. Media adalah penyambung lidah rakyat, dan bersama mereka, kita akan pastikan penegakan hukum berjalan di jalur yang benar,” tegas Rikkot.
Hantam Tindakan Ilegal Melalui Kontrol Sosial
Pimpinan Umum Nusantara News Today, Fernando Albert Damanik, menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk pengejawantahan jurnalisme nurani.
“Pers bukan sekadar pencatat peristiwa, tapi benteng pertahanan masyarakat. Dengan berkolaborasi bersama BARA HATI, kami akan mempertajam fungsi kontrol sosial. Setiap laporan masyarakat terkait narkoba dan judi online akan kami kawal melalui pemberitaan yang intensif hingga ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum,” tegas Fernando.
Para owner media sepakat bahwa “tinta emas” jurnalisme harus digunakan untuk menghantam segala bentuk aktivitas yang merusak tatanan sosial di Siantar dan Simalungun.
Pesan Tegas bagi Pelaku Kejahatan
Pertemuan yang berlangsung hangat dan santun ini diakhiri dengan kesepakatan koordinasi berkelanjutan. Kolaborasi ini mengirimkan sinyal peringatan keras bagi para bandar narkoba dan operator judi online: Masyarakat tidak lagi diam, dan pers bersama BARA HATI siap mengawasi setiap gerak-gerik ilegal di wilayah ini.
(S.Hadi Purba Tambak)













